Rabu, 29 Agustus 2012

Mengalahkan Pencobaan



Apakah anda tahu dengan apakah anda dapat mengalahkan setiap pencobaan yang anda hadapi?

Tuhan Yesus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat: penyakit, kematian, kemiskinan dan juga kematian kekal. Tetapi sekalipun kita telah melihat kebenaran dari penebusan kita, tidak berarti kita bebas dari persoalan hidup. Namun apabila kita tinggal tetap dalam firman Tuhan di tengah-tengah persoalan, kita akan menang.
           
Jika kita memahami kebenaran firman Tuhan dan melakukannya dan mulai memandang segala hal seperti Tuhan memandang, maka kita akan mampu menjaga sikap hati kita dengan benar meski persoalan hidup sedang mendera hidup kita. Inilah yang disebut kesempatan bagi kita untuk dapat hidup dengan iman dan membuktikan bahwa firman Tuhan itu ya dan amin, hidup dan berkuasa (Roma 10:17, Yakobus 2:17). Dengan kata lain: iman timbul dari pendengaran akan firman Allah, tetapi iman yang kita terima terjadi apabila apa yang telah kita dengar itu kita praktekkan. Jika kita berkata bahwa kita beriman kepada Tuhan itu kita praktekkan. Jika kita berkata bahwa kita beriman kepada Tuhan tetapi kita tak pernah diuji melalui pencobaan-pencobaan, bagaimana kita bisa membuktikan bahwa kita memiliki iman?  Dengan hanya membaca firman Tuhan tetapi tidak pernah menggunakan iman terhadap pencobaan, bagaimana kita dapat menjadi pemenang? Tidak akan pernah terjadi kemenangan rohani tanpa menggunakan iman terhadap problem hidup dan tanpa bertanding dalam pertandingan iman yang benar. Disebut pertandingan iman yang benar karena pertandingan ini adalah untuk suatu kemenangan.
           
Kita perlu belajar bertekun dalam mengatasi problem hidup. Sesungguhnya Tuhan tidak memberi penyakit, penderitaan atau kemiskinan. Tapi Roh Kudus pasti tetap membimbing kita pada situasi-situasi yang secara manusia tidak kita sukai. Di tengah kesesakan inilah Iblis berusaha membujuk kita untuk tidak taat kepada Tuhan dan menyimpang dari jalur yang Tuhan rencanakan bagi kita. Jika memandang pada problem, kita pasti akan kecil hati dan kalah. Karena itu kita harus tetap memandang kepada Allah.

T.2 Bayangkan  bahwa saudara adalah orang yang selalu dapat mengalahkan setiap pencobaan yang menerpa hidup kita.
T.3 Marilah kita menghancurkan setiap pencobaan yang menerpa hidup kita dengan yang sungguh-sungguh pada Kristus.  Bagikanlah berkat 3T hari ini kepada mereka yang membutuhkan kebenaran firman Tuhan ini.

Ayat Hafalan  : "Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal."   1 Timotius 6:12a

JIKA KITA INGIN HIDUP YANG KEKAL KALAHKANLAH SETIAP PENCOBAAN DENGAN IMAN

Selasa, 28 Agustus 2012

Dimanapun Mujizat bisa terjadi



2 Raja-Raja 4:1-7
Apakah anda percaya bahwa mujizat bisa terjadi disegala tempat dan waktu?

Perjalanan hidup manusia di dunia ini penuh dengan warna-warni, segala sesuatu bisa berubah dengan drastis: kadang berada di atas, tapi dengan secepat kilat bisa berada di bawah; hari ini berlimpah harta, esok masuk penjara;  hari ini berada di puncak popularitas, esok dengan gampang dilupakan orang dan tak dianggap lagi. Itulah sebabnya pengkhotbah berkata,  "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya."  (Pengkhotbah 3:1).  Ada suka dan duka, sakit adan sehat, tertawa dan menangis, menabur dan menuai, berhasil dan gagal. Namun yang pasti, dalam setiap keadaan Tuhan sanggup "...membuat segala sesuatu indah pada waktunya,..." (Pengkhotbah 3:11a).  Tuhan dapat menghadirkan mujizat dan kemenangan dalam situasi yang bagaimana pun, yang secara manusia adalah mustahil tapi bagi Dia tidak ada yang tidak mungkin.
           
Ada kisah seorang wanita yang mengalami pergumulan sangat berat.  Kebahagiaan dan canda tawa yang ia rajut bersama suami terasa begitu cepat berlalu, berganti kepedihan dan penderitaan; suaminya mati dan meninggalkan banyak hutang. Dikatakannya,  "...penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya." (2 Raja-Raja 4:1).  Namun jika kita baca di akhir kisah, janda ini mengalami terobosan dalam hidupnya; mujizat dan pertolongan Tuhan yang ajaib dinyatakan. Apa rahasianya? 1. Ia datang ke alamat yang tepat. Janda ini menyampaikan permasalahannya kepada Tuhan Yesus Kristus dan pada akhirnya ia beroleh pertolongan. Tuhan berkata, "Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau dan engkau akan memuliakan Aku." (Mazmur 50:15). 2. Ia bertindak dengan iman.  Sedikit minyak berubah menjadi banyak ketika janda ini mau melakukan apa yang diperintahkan Elisa yaitu meminta bejana-bejana dari tetangganya. Perintah itu sungguh tidak masuk akal, tapi ketika kita mau taat, itulah permulaan dari mujizat!  Iman harus disertai dengan perbuatan (Yakobus 2:17).

T.2 Bayangkan  bahwa saudara adalah orang yang selalu percaya dengan sungguh-sungguh bahwa mujizat masih terus.
T.3 Marilah kita bergerak terus dalam kegerakkan gelombang yang  dasyat untuk menyatakan mujizat Allah diakhir jaman ini.  Bagikanlah berkat 3T hari ini kepada mereka yang membutuhkan kebenaran firman Tuhan ini.

Ayat Hafalan  : "Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu."  2 Raja-Raja 4:7

UTAMAKAN TUHAN MAKA MUJIZAT PASTI TERJADI

Senin, 27 Agustus 2012

Ibadah



1 Samuel 7:1-14
Apakah anda sudah beribadah sungguh-sungguh dihadapan Tuhan?

Bangsa Israel adalah bangsa pilihan Tuhan. Itulah sebabnya mereka beroleh kasih dan kemurahan Tuhan secara luar biasa. Sejak semula Tuhan berlaku sangat baik kepada umatNya itu, "Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati." (Yesaya 40:11). Dari hari ke hari umat Israel mengalami berkat-berkat Tuhan: perlindungan, pemeliharaan dan pembelaan-Nya yang begitu nyata atas mereka. Namun mereka masih saja tegar tengkuk, bahkan sering meninggalkan Tuhan dan berbalik kepada penyembahan berhala. 

Tatkala Samuel menjadi nabi Tuhan ia menemukan banyak sekali kejahatan yang dilakukan oleh umat Israel.  Mereka meninggalkan Tuhan dan menyembah kepada berhala, yaitu Baal dan Asytoret. Akibat dari kesalahannya sendiri mereka harus menanggung akibatnya: bangsa Filistin menyerang mereka secara bertubi-tubi sehingga mereka pun terus mengeluh kepada Tuhan. Selain itu, kedua anak imam Eli juga telah mencemari Bait Allah. Jadi bisa dikatakan bahwa bangsa Israel sedang berada dalam masa-masa yang gelap. Melihat kondisi ini nabi Samuel menegur mereka dengan keras agar segera bertobat, berbalik kepada Tuhan dan menjauhkan para allah asing dari antara mereka supaya Ia melepaskan mereka dari tangan orang Filistin. Sebagai seorang nabi pilihan Tuhan Samuel tahu bagaimana harus beribadah kepada Tuhan. Karena itu Samuel segera mengumpulkan segenap umat Israel dan menyerukan agar mereka segera meninggalkan berhala dan beribadah dengan sungguh hanya kepada Tuhan saja.

Banyak orang Kristen yang mungkin berkata, "Aku sudah beribadah kepada Tuhan dengan sungguh dan terlibat dalam pelayanan." Apakah ini jaminan bahwa ibadah kita dikenan Tuhan?  Tanpa disadari kita melakukannya dengan sikap yang asal-asalan dan setengah hati; ibadah kita penuh dengan kepura-puraan; bahkan mungkin ada yang masih hidup dalam dosa.

T.2 Bayangkan  bahwa saudara adalah orang yang selalu sungguh-sungguh dalam melasaksanakan ibadah.

T.3 Marilah kita melatih diri kita dengan malakukan ibadah yang benar dan berkenan kepada Allah.  Bagikanlah berkat 3T hari ini kepada mereka yang membutuhkan kebenaran firman Tuhan ini.

Ayat Hafalan  : "Jika kamu berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tunjukan hatimu kepada Tuhan dan beribadahlah hanya kepada-Nya;"  1 Samuel 7:3a
ALLAH MERINDUKAN AGAR KITA SELALU BERIBADAH KEPADANYA

Minggu, 26 Agustus 2012

Jawaban Doa


Apakah anda tahu apa yang menjadi kunci utama dalam jawaban doa?

Berapa kali Saudara berdoa dalam sehari? "Kadang-kadang sih, kalau sempat.  Jalan macet, cape, lelah, bete, campur aduk jadi satu. Tapi saya sempatkan berdoa sebentar sebelum tidur." Alasan-alasan seperti ini sepertinya sudah menjadi hal yang biasa.

Banyak orang Kristen yang malas atau jarang berdoa dengan alasan capai atau sibuk. Sebaliknya, kalau kita sedang dalam masalah yang berat? Menderita sakit? Usaha seret? Tanpa harus dikomando kita berdoa all out, siang dan malam terus berseru-seru kepada Tuhan. Perhatikan Daniel, "Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalam; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya." (Daniel 6:11b). Secara konsisten Daniel berdoa 3 kali sehari termasuk ketika dia berada dalam ancaman. Doa adalah hal terpenting di dalam hidup kekristenan kita. Karena itu kita harus berdoa senantiasa, tidak tergantung pada waktu, tidak dibatasi oleh tempat, di mana saja dan kapan saja. Doa adalah sarana untuk kita bertemu dengan Tuhan, berkomunikasi dengan Dia, serta mencurahkan seluruh pengharapan kita kepadanya. Dan kita berharap Tuhan berkenan menjawab setiap permohonan doa kita.  Persoalannya, tidak sedikit orang percaya yang menjadi bimbang ketika doa mereka belum dijawab oleh Tuhan. Apa kendalanya? Iman. Kita harus berdoa dengan iman. Sebelum melihat bukti kita harus sudah percaya bahwa Tuhan pasti menjawab doa kita. Itulah iman! ( Yakobus 1:6-7).
           
Banyak dari kita yang berdoa dengan tidak sungguh-sungguh, hanya asal-asalan atau rutinitas belaka. Berdoa dengan hati hancur, itulah yang berkenan bagi Tuhan. Ini membuktikan kesungguhan hati kita. Ada tertulis: "Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah."  (Mazmur 51:19). Ketika doa kita belum dijawab Tuhan, jangan putus asa, apalagi berhenti berdoa. Justru kita harus berdoa dengan tidak berkeputusan dan tidak jemu-jemu (Lukas 18:1). Dan kunci utama agar doa kita beroleh jawaban dari Tuhan adalah kita harus hidup dalam kebenarannya, karena doa orang benar itu besar kuasanya.

T.2 Bayangkan  bahwa saudara adalah orang yang berdoa dengan iman dan hidup dalam kebenaran karena hal tersebut merupakan kunci jawaban dalam doa kita.

T.3 Marilah kita penuhi hidup kita dengan kebenaran firman Tuhan.  Bagikanlah berkat 3T hari ini kepada mereka yang membutuhkan kebenaran firman Tuhan ini.

Ayat Hapalan  : "Tuhan itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya."  Amsal 15:29

KUNCI JAWABAN DOA ADALAH HIDUP DALAM KEBENARAN